Langsung ke konten utama

Puisi Sang Penentang Gas Air Mata

sekepal tanah Surga kerinci - masih terdengar sayup ditelinga kita teriakan dan sorakan sekelompok Mahasiswa Pergerakan di depan pusat pemerintahan kerinci (komplek kantor bupati kerinci) masih tersimpan teriakan teriakan mahasiswa yang menuntut pembenahan,masih berbekas sudah kejaran dan bentrokan aksi yang terjadi dihari itu,kerinci menggema dengan adanya teriakan mereka kerinci mendengar seruan mereka Tetapi sanggupkah mereka memperjuangkan kembali terikan mereka demi sebuah perjuangan dan perbaikan!! ketahuilah wahai pnguasa ini mereka menyuarakan suara tngisan orang-orang yang mengamanahkan kekuasaanmu yang engkau duduki sekarang ini,tapi malah apa yang engkau hadapkan pada mereka !!! segerombolan orang yang lengkap prsenjataannya dari mereka,engkau intruksikan untuk membubarjkan mereka dengan paksa,seemprotan meriam airmu kian menyiksa mereka perih dan pedih menerpa di tubuh mereka,sebilah tongkat pun engkau layangkan ketubuh kecil mereka.!! jeritan sakit tiada terasa lagi yang ada hanya bekas luka demi suara perjuangan dan perbaikan negri tercinta.
Duhai penguasa engkau tidak pernah tau luka mereka engkau lupa dengan sumpah setiamu engkau sombong dengan kuasamu engkau zhalim dengan rakyat mu tunggu wahai penguasa,engkau lah yang pertama ditanyakan oleh oleh pencipta kuasa kepadamu.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

tambo sungai penuh

bukti adanya sebuah kebudayaan di sakti alam kerinci dengan adanya tambo atau tulisan yang berisikan sejarah dan mantra-mantra orang terdahul yang merupakan bukti sejarah peradaban suku kerinci. referensi dokumentasi : Bhudi Vriasvhati dan Eka putra SH, buku senarai kebudayaan kerinci, 2014

Adat lamo pusako Usang

MEMBONGKAR ADAT LAMO PUSAKO USANG Oleh: H. Aulia Tasman Gelar Depati Muaro Langkap Jambi, 6 Januari 2015 GELAR PEMANGKU ADAT: ALAM MINANGKABAU, ALAM KERINCI DAN TANAH PILIH JAMBI - (8) PENURUNAN GELAR ADAT ALAM KERINCI: PEMEKARAN WILAYAH ADAT DAN KEDEPATIAN A. (Periode Abad ke 13 – 15 Masehi) Sampai pada abad ke 12 Masehi hampir semua sistem pemerintahan di Alam Kerinci menggunakan sistem pemerintahan sigindo, yaitu pemuka masyarakat yang menjadi pimpinan dusun. Namun kira-kira semenjak tahun 1280-an semenjak kedatangan pasukan ekspedisi Pamalayu yang sudah berinteraksi dengan penduduk lokal dalam bentuk perkawinan dan lainnya tidak berniat untuk kembali ke pulau Jawa. Kemudian sebagian pemimpin mereka yang mereka yang tidak bersedia untuk pulang ke Jawa, mereka menyebar sampai ke Alam Kerinci dipimpin oleh Patih Semagat (Raden Serdang) dan tokoh-tokoh lain. Tentang kedatangan sebagain pasukan Ekspedisi Pamalayu ke Kerinci tercatat dalam tulisan rencong sko pedandan dusun T...

TAMBO SAKTI ALAM KERINCI

TAMBO SAKTI ALAM KERINCI Tambo merupakan kisah yang meriwayatkan tentang asal usul dan kejadian masa lalu yang terjadi. Tambo bukanlah catatan sejarah yang harus dibuktikan dengan fakta-fakta yang akurat dan secara metode ilmiah, tahun kejadian serta siapakah yang melakukan penemuan. Namun bila dikaitkan dengan suatu bukti keberadaan, maka sebagian bukti itu ada dan nyata. Tambo tidak memerlukan sistematika tertentu dalam penulisan, sebagaimana halnya sejarah.  Cara mengisahkannya disesuaikan dengan keperluan dan keadaan setempat. Substansi yang terkandung didalam Tambo boleh jadi Benar Seluruhnya, Benar Sebagian, atau bahkan Tidak Benar Sama Sekali. Karena Tambo bukanlah Tulisan Karya Ilmiah, hal ini dapat dimaklumi. Namun Tambo dapat berfungsi sebagai Kearifan Lokal yang mempunyai nilai historis, budaya, norma, adat istiadat dan bahkan seni. Kebenaran atau Tidak dari isi substansi sebuah Tambo, tergantung kita yang menyikapinya, dan dari sisi perspektif mana kita mel...